Terakhir diperbarui: 17 April 2026

Panduan Koreksi Kesalahan

10 Kesalahan Umum Penutur Bahasa Inggris

Mengapa ini penting

Bahasa Indonesia adalah salah satu bahasa Asia termudah bagi penutur bahasa Inggris — tetapi kebiasaan yang berhasil di bahasa Prancis atau Spanyol justru merugikan Anda dalam Bahasa Indonesia. Perbaiki 10 kesalahan ini dan Anda akan terdengar alami lebih cepat dari 95% pelajar otodidak. Orang lokal akan langsung merasakan perbedaannya dalam satu percakapan.

1
Pengucapan

Mengucapkan "C" seperti "s" atau "k" dalam bahasa Inggris

Salah

SIN-tah (untuk cinta)

Benar

CHIN-tah

Huruf "C" dalam Bahasa Indonesia selalu diucapkan "ch" seperti dalam "chair". Tanpa pengecualian.

2
Urutan kata

Meletakkan kata sifat SEBELUM kata benda

Salah

Besar rumah (big house)

Benar

Rumah besar

Dalam Bahasa Indonesia, kata penjelas selalu datang SETELAH kata benda: kata benda-kata sifat, kata benda-pemilik, kata benda-angka.

3
Kopula

Menyisipkan "adalah" (is/am/are) seperti bahasa Inggris

Salah

Saya adalah lapar (I am hungry)

Benar

Saya lapar

Bahasa Indonesia tidak menggunakan kopula untuk kata sifat dan keadaan. "Adalah" hanya dipakai untuk menyamakan dua kata benda (misalnya, "Dia adalah guru" = He is a teacher).

4
Kala (Tense)

Mencoba mengkonjugasikan kata kerja

Salah

Saya makaned (I ate — bentuk lampau yang dikarang)

Benar

Saya sudah makan (I already ate) ATAU Saya makan kemarin

Kata kerja tidak pernah berubah bentuk. Gunakan penanda waktu: sudah (already), akan (will), sedang (currently), kemarin (yesterday), besok (tomorrow).

5
Bentuk Jamak

Selalu menggunakan reduplikasi untuk bentuk jamak

Salah

Banyak buku-buku (berlebihan)

Benar

Banyak buku

Jika jumlah sudah jelas (banyak = many, tiga = three), jangan menggandakan kata benda. Reduplikasi hanya digunakan ketika Anda secara khusus menekankan keberagaman tanpa penanda lain.

6
Kesopanan

Menggunakan "kamu" kepada orang tua atau orang asing

Salah

Kamu mau apa? (kepada penjaga toko yang sudah sepuh)

Benar

Bapak/Ibu mau apa? ATAU Anda mau apa?

Gunakan bentuk formal sebagai default untuk orang yang belum dikenal, lebih tua, atau berstatus lebih tinggi. "Kamu" untuk teman, saudara, anak-anak. "Anda" adalah bentuk formal universal.

7
Pengucapan

Menggunakan "r" bahasa Inggris, bukan R yang digetar

Salah

"rumah" ala Amerika (dengan r bahasa Inggris)

Benar

RROO-mah (r digetar)

"R" dalam Bahasa Indonesia selalu digetar, seperti dalam bahasa Spanyol, Italia, atau Rusia. Berlatihlah dengan mengucapkan "butter" secara cepat — ketukan lidah itu adalah awal dari getaran.

8
Kosakata

Mencampur kata Melayu dan Indonesia

Salah

Saya kereta baru (I new car — menggunakan "kereta" dari Melayu)

Benar

Saya mobil baru (Bahasa Indonesia menggunakan "mobil")

Bahasa Indonesia dan Melayu berbagi 80% kosakata tetapi berbeda pada banyak kata sehari-hari. Gunakan sumber Bahasa Indonesia jika Anda belajar Bahasa Indonesia secara khusus.

9
Imbuhan

Menghilangkan awalan me-/di- sepenuhnya

Salah

Saya makan buku (I eat book — seharusnya "membaca")

Benar

Saya membaca buku (I read a book)

Beberapa kata kerja HARUS menggunakan awalan me- agar berfungsi dengan benar. Hafalkan kata kerja dalam bentuk lengkapnya (membaca, menulis, mendengar), bukan hanya akarnya (baca, tulis, dengar).

10
Pertanyaan

Terlalu sering menggunakan "apakah" di awal setiap pertanyaan

Salah

Apakah kamu lapar apakah? (terdengar kaku dan terlalu formal)

Benar

Kamu lapar? (dengan intonasi naik)

Dalam percakapan santai, cukup naikkan nada suara di akhir pernyataan. "Apakah" lebih umum dalam konteks formal atau ketika Anda perlu membuat pertanyaan lebih eksplisit.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa kesalahan paling umum saat belajar Bahasa Indonesia?+

Kesalahan paling umum adalah mengucapkan huruf "C" sebagai "s" atau "k" (seperti dalam bahasa Inggris, Prancis, atau Spanyol). Dalam Bahasa Indonesia, "C" selalu diucapkan seperti "ch" dalam "chair". Mengatakan "sinta" alih-alih "CHIN-tah" untuk cinta adalah tanda nomor satu bahwa seseorang masih pemula. Perbaiki ini sejak hari pertama.

Apakah penutur bahasa Inggris sering bingung antara Bahasa Indonesia dan Melayu?+

Sering sekali. Bahasa Indonesia dan Melayu memiliki 80% keterpahaman timbal balik, tetapi berbeda dalam kosakata (mobil vs kereta untuk "car"), ejaan (uang vs wang untuk "money"), dan tingkat formalitas. Menggunakan kosakata Melayu dalam percakapan Bahasa Indonesia bisa dipahami, tetapi menandakan Anda sebagai pelajar. Gunakan sumber Bahasa Indonesia jika Anda belajar Bahasa Indonesia secara khusus.

Apakah menggunakan "kamu" dalam Bahasa Indonesia itu tidak sopan?+

Tergantung konteksnya. "Kamu" (you) bersifat kasual/informal dan wajar digunakan di antara teman, orang yang lebih muda, atau anak-anak. Dengan orang asing, orang yang lebih tua, atau dalam situasi formal, gunakan "Anda" (bentuk formal) atau sebut orang tersebut berdasarkan perannya ("Pak" untuk pria yang lebih tua, "Bu" untuk wanita yang lebih tua, "Mas" untuk pria muda, "Mbak" untuk wanita muda). Jika ragu, pilih yang lebih formal.

Mengapa penutur bahasa Inggris kesulitan dengan imbuhan Bahasa Indonesia?+

Karena bahasa Inggris tidak memiliki sistem yang setara. Dalam Bahasa Indonesia, menambahkan "me-" atau "di-" pada kata dasar mengubah peran gramatikal kata (aktif vs pasif), sementara "ber-" dan "-kan" mengubah makna atau maksud. Pelajar sering menghilangkan imbuhan sepenuhnya atau menggunakannya secara salah. Solusinya: hafalkan kata kerja umum dalam bentuk lengkap me-/di- sejak hari pertama, bukan hanya kata dasarnya.

Kebiasaan bahasa Inggris apa yang harus dihindari saat berbicara Bahasa Indonesia?+

Lima kebiasaan: (1) menggunakan urutan kata bahasa Inggris untuk kata sifat ("big house" alih-alih "house big"); (2) mencoba menandai bentuk jamak (menambahkan -s, atau mengatakan "banyak buku-buku" yang berlebihan); (3) menerjemahkan secara harfiah ("I am hungry" → "Saya adalah lapar" alih-alih cukup "Saya lapar"); (4) menggunakan "r" bahasa Inggris alih-alih R yang digetar dalam Bahasa Indonesia; (5) lupa menggunakan penanda waktu untuk menyatakan kala.

Panduan Terkait

Hindari Kesalahan Ini Sejak Hari Pertama

180 pelajaran IndoLingua menyasar kesalahan-kesalahan ini dengan latihan terarah, audio penutur asli, dan dikte, agar tidak pernah menjadi kebiasaan. Paket Discovery gratis — tanpa kartu kredit.

Mulai Gratis