Apa yang orang maksud dengan "aplikasi bercerita"
Ada dua hal berbeda, dan penting untuk tahu mana yang Anda inginkan. Sebagian pelajar mau cerita berjenjang — narasi pendek yang ditulis atau disederhanakan untuk tingkat tertentu, biasanya dengan audio dan terjemahan yang mudah dijangkau. Sebagian lain mau pembaca: alat yang mengambil teks apa pun dan membuatnya bisa dipelajari, dengan ketuk-untuk-menerjemahkan dan kosakata tersimpan. Yang pertama adalah perpustakaan; yang kedua adalah mesin. Bahasa Indonesia terlayani dengan baik oleh yang kedua dan tipis pada yang pertama.
Beelinguapp — perpustakaan dwibahasa yang sesungguhnya
Beelinguapp mencantumkan Bahasa Indonesia di antara bahasanya, dan formatnya persis seperti yang disugestikan frasa "aplikasi bercerita": teks Bahasa Indonesia berjalan berdampingan dengan bahasa ibu Anda, sehingga Anda bisa mengalihkan mata ke kolom sebelah begitu kehilangan alur, dan audionya dibacakan oleh penutur asli Bahasa Indonesia. Untuk mendengarkan dan membaca sekaligus, tidak ada yang lain dalam Bahasa Indonesia yang seselaras itu.
Peringatan jujurnya: katalog Beelinguapp dibangun pertama-tama untuk bahasa utamanya. Rak Bahasa Indonesianya lebih pendek, dan pelajar yang termotivasi akan sampai di ujung materi sesuai tingkatnya jauh sebelum sampai di ujung bahasanya. Anggap saja itu sebagai tahun pertama yang kuat, bukan silabus lengkap.
LingQ — bawa cerita Anda sendiri
LingQ juga menyediakan Bahasa Indonesia. Taruhannya kebalikan dari perpustakaan tetap: Anda mengimpor teksnya sendiri — sebuah artikel, transkrip, bab — dan pembacanya mengubahnya menjadi pelajaran, sambil melacak kata mana yang sudah Anda tahu. Ini sepenuhnya memecahkan masalah kehabisan, karena pasokan teks Bahasa Indonesia praktis tak terbatas. Harganya adalah kurasi: tidak ada yang memeriksa bahwa yang Anda impor sesuai dengan tingkat Anda.
Duolingo — tidak ada Stories dalam Bahasa Indonesia, dan itu penting
Duolingo memang punya fitur Stories, dan itu benar-benar bagus. Fitur ini tidak tersedia untuk Bahasa Indonesia. Kursus Bahasa Indonesianya tidak memiliki Stories maupun podcast, durasinya hanya sebagian kecil dari kursus unggulannya, dan hanya mengajarkan ragam formal — jadi berhenti sekitar A2, jauh sebelum tingkat di mana membaca cerita sungguhan terasa nyaman. Kalau Anda datang ke Duolingo untuk cerita Bahasa Indonesia, itu jawabannya secara utuh.
Batas atas yang dihadapi setiap perpustakaan cerita
Cerita berjenjang ada untuk membawa Anda dari "saya tahu beberapa kata" ke "saya bisa membaca". Cerita berjenjang tidak dimaksudkan untuk permanen. Dalam bahasa dengan pasar pelajar yang kecil — dan Bahasa Indonesia, meskipun punya 270+ juta penutur, memiliki pasar pelajar yang kecil — transisi itu datang lebih awal. Yang tidak pernah habis adalah tulisan Bahasa Indonesia asli: berita, kolom komentar, keterangan, halaman produk, pesan. Bahasa Indonesia luar biasa cocok untuk ini karena ejaannya fonetis dan alfabetnya Latin: Anda bisa mengucapkan kata yang belum pernah dilihat dan benar.
Di mana posisi IndoLingua — dan di mana bukan
Terus terang saja: IndoLingua bukan perpustakaan cerita, dan kalau yang Anda mau adalah rak dongeng rakyat berjenjang, Beelinguapp jawaban yang lebih baik. Yang dibawa IndoLingua sebagai gantinya adalah 180 dialog bernaskah, satu per pelajaran, dan bagian bacaan yang diisi artikel berita Bahasa Indonesia asli dengan terjemahan yang mudah dijangkau — teks autentik dan terkini yang keburu habis di aplikasi cerita. Ditambah dikte, satu-satunya latihan yang memaksa Anda mendengar perbedaan antara kata-kata yang Anda kira sudah paham. Alat berbeda, tahap berbeda.
Saya suka membaca cerita pendek.
I like reading short stories.
Kalimat yang bisa Anda susun setelah pelajaran pertama
Apakah ada terjemahan bahasa Inggris?
Is there an English translation?
Yang Anda tanyakan pada pembaca dwibahasa mana pun
Tokoh utama dalam cerita ini adalah seorang guru.
The main character in this story is a teacher.
"Utama" = utama, "seorang" = seorang (untuk orang)
Saya membaca berita Indonesia setiap hari.
I read Indonesian news every day.
Kebiasaan yang menggantikan perpustakaan cerita
Dongeng ini terlalu sulit untuk saya.
This folk tale is too difficult for me.
"Terlalu" = terlalu, "sulit" = sulit
Di sebagian besar bahasa, membaca adalah pintu yang lambat. Bahasa Mandarin meminta Anda menghafal karakter sebelum bisa membaca satu kalimat; Bahasa Jepang meminta tiga aksara; Bahasa Prancis mengeja satu bunyi dengan lima cara. Bahasa Indonesia hampir tidak meminta apa-apa: menggunakan alfabet Latin, ejaannya fonetis dan teratur, dan tidak ada nada. Kata yang belum pernah Anda lihat pun bisa Anda ucapkan dengan benar begitu melihatnya.
Konsekuensi praktisnya adalah pelajar Bahasa Indonesia bisa mulai membaca materi autentik jauh lebih awal daripada yang biasanya disarankan — dan itu untung, karena rak cerita berjenjang Bahasa Indonesia memang pendek. Yang menghentikan pemula adalah kosakata dan imbuhan (me-, ber-, -kan, pe-…-an), bukan penguraian bunyi. Itu masalah yang bisa diselesaikan dengan baik oleh pembaca ketuk-untuk-menerjemahkan, dan hanya ditunda oleh perpustakaan cerita tetap.
Apakah Duolingo memiliki Stories Bahasa Indonesia?+
Tidak. Duolingo Stories ada, tetapi tidak untuk Bahasa Indonesia. Kursus Bahasa Indonesianya tidak memiliki Stories maupun podcast, durasinya hanya sebagian kecil dari kursus unggulannya, dan hanya mengajarkan ragam formal — berhenti di sekitar A2.
Apakah Beelinguapp bagus untuk Bahasa Indonesia?+
Untuk membaca dan mendengarkan sekaligus, ya — inilah pilihan yang paling langsung, dengan Bahasa Indonesia ditampilkan di samping bahasa Anda sendiri dan audio oleh penutur asli. Batasnya adalah ukuran katalog: rak Bahasa Indonesianya lebih pendek daripada rak Spanyol atau Prancis, jadi bersiaplah untuk melampauinya alih-alih menuntaskan bahasa itu dengannya.
Bisakah saya belajar Bahasa Indonesia hanya dengan membaca cerita?+
Anda bisa mencapai tingkat pasif yang baik dengan cara itu, dan lebih cepat dalam Bahasa Indonesia daripada di sebagian besar bahasa. Namun membaca membangun pengenalan, bukan produksi. Tidak ada di dalam aplikasi cerita yang memaksa Anda menyusun kalimat di bawah tekanan waktu, dan itulah keterampilan yang paling dulu gagal dalam percakapan sungguhan. Padukan membaca dengan latihan berbicara atau menulis.
Apa yang harus saya baca setelah cerita berjenjang habis?+
Berita Indonesia. Ditulis dengan ragam standar yang jelas, diperbarui setiap hari, dan tidak pernah habis. Kolom komentar dan keterangan datang berikutnya — di sanalah ragam tidak formal hidup, yang tidak pernah diajarkan kursus formal.
Apakah ada aplikasi dengan subtitle Bahasa Indonesia alih-alih cerita?+
Itu pencarian yang berbeda. Belajar berbasis subtitle bergantung pada katalog video berbahasa Indonesia dengan subtitle ganda yang andal, dan pilihannya tipis. Membaca dengan ketuk-untuk-menerjemahkan mencakup lahan yang sama secara lebih andal di tingkat pemula dan menengah.
Baca Bahasa Indonesia yang sungguhan, bukan sekadar cerita tentangnya
IndoLingua menyediakan 180 pelajaran, masing-masing dibangun di sekitar dialog bernaskah, ditambah bagian bacaan yang diisi berita Bahasa Indonesia asli dengan terjemahan yang mudah dijangkau — teks autentik yang keburu habis di perpustakaan cerita.
Mulai belajar Bahasa Indonesia